<< October 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Wednesday, December 22, 2004
Kangen

Duk jeng jeng duk. HP gw bunyi. Ada SMS masuk

(note: sebenernya ini bukan bunyi ringtone hp gw kalo terima sms. Tapi biar gampang, ditulis gitu aja yah).

Hmmpph...siapa ya? Asikkkk....ternyata dari si cimot. 

"Di sini hujan deras. Padahal kita harus latihan dan show-nya outdoor. Bengong aja gak bisa ngapa-ngapain. Aku KANGEN kamu!"

Aku juga kangen kamu, cimot sayang. Terlalu lama kita gak bersama. Terlalu banyak waktu kita tersita untuk pekerjaan. Kalaupun ada waktu kosong, sering banget gak klop. Entah gw yang ada kegiatan or dia yang lagi pecah kepala ngurusin acara.

Alhamdulillah, selama ini belum ada masalah yang terlalu berarti karena frekuensi pertemuan yang minim. Mungkin karena kita selalu saling menyentuh (baca: keep in touch). Setiap malam biasanya kita telpon-telponan. Paling gak 15 menit. Seringnya sih sampe satu jam! Yahhh......cukup terobati kangennya.

Tapi sekarang susah. Dia lagi di Bali untuk sepuluh hari setelah dia balik dari Makassar. Sebenernya ada waktu sehari untuk bisa bareng. Tapi gw ternyata kudu meeting tahunan yang makan waktu 2 hari. Eniwey, karena dia ada di Bali, kita gak bisa berlama-lama di telepon kecuali kalo udah siap isi dompet digarong habis-habisan ama telkom.

Duh....kangen..........




Think of me think of me fondly, when we've said goodbye.
Remember me once in a while - please promise me you'll try.

When you find that, once again,  you long to take your heart back and be free -

 if you ever find a moment, spare a thought for me


We never said our love was evergreen,or as unchanging as the sea -
but if you can still remember, stop and think of me . . .

Think of all the things we've shared and seen -
don't think about the things which might have been . . .

Think of me, think of me waking, silent and resigned.

Imagine me, trying too hard to put you from my mind.

Recall those days look back on all those times,
think of the things we'll never do -
there will never be a day, when I won't think of you . .



Posted at 03:18 pm by miko_soeganda
Comment (1)  

Monday, October 25, 2004
Dilema

Kosong............Kosong..............Kosong..........
Adakah seseorang? Tidak ada sesiapapun nampak.
Aku hanya mendengar gaung dari suaraku sendiri.

Debu........Debu...........Debu..........
Aku melihat sebuah foto di sudut ruangan.
Kusam dan berdebu.

Bosan.....Bosan......Bosan.......
Detik-detik jam terus berjalan, menjadi jam, menjadi hari, menjadi minggu
Aku mulai bosan menanti

Hei!! Ada cahaya di ujung sana!
Ada pintu yang terbuka
Tapi itu bukanlah pintu yang biasanya aku lalui
Kupandangi pintuku sendiri
Tak terbuka pula tak tertutup
Tak cukup badanku yang gemuk ini meloloskan diri dari celah yang ada

Berjingkat-jingkat aku mendekati pintu yang terbuka
Aku melongokkan kepala ke sana
Kosong............
Tak ada foto satu pun di dalamnya
Hangat............
Membuat aku semakin ingin meringkuk di dalamnya

Tiba-tiba ada yang berteriak
Hei!!! Kembali ke ruanganmu!
Atau singkirkan dulu foto berdebu itu!

Sementara langkahku pun menjadi sebuah tanya
Tak tahu di mana harus gantungkan angan cinta
Mendekap hati.......menyalakan mimpi..........
Bagai alur air mencari muara

Dilema

Posted at 03:19 pm by miko_soeganda
Comments (4)  

Thursday, September 09, 2004
BOMB BLAST IN JAKARTA

Gw sedih banget dengan kejadian ledakan bom di area Kuningan. Sedih bukan kata yang tepat untuk ngegambarin perasaan gw. Bingung, takut, marah, sedih, kecewa campur baur jadi satu. Asli gw nangis waktu ngeliat liputannya di TV. Apa sebenarnya yang dimau si pelaku? Apakah mereka gak punya nurani lagi dengan mengorbankan ratusan orang hanya untuk memperjuangkan suatu hal yang, mungkin saja, belum tentu benar? Gak cuma ratusan orang yang terluka, tapi ratusan juta warga Indonesia kena dampaknya. Rupiah anjlok, bisnis dan industri menjadi lesu, pariwisata gak laku, dan lain sebagainya.
Belum lagi shock itu hilang, di depan kantor gw yang seputaran jalan jaksa tiba-tiba rame dan penuh dengan polisi dan ambulance. Ada issue bom di gedung depan kantor gw. Panik!!!! Gw yang selama ini cuma bisa melihat berita di TV or di koran tentang kejadian ini akhirnya bisa memahami apa yang dirasakan oleh korban. Merasakan adanya maut hanya sebatas rambut di depan mata. Kelebatan-kelebatan kenangan manis dan pahit selama hidup berputar dengan cepat. Semuanya membuat gw mengakui bahwa hidup ini sangat indah dengan segala coreng morengnya.
Ya Allah...berikan kami kekuatan....bukakan mata hati kami...biarkan damai selalu berada di hati kami semua.....

Posted at 01:52 pm by miko_soeganda
Comment (1)  

Wednesday, August 11, 2004
Kancing Yang Terlepas

Seperti yang gw tulis sebelumnya, gw mendapatkan "cuci otak" atau wejangan dari Bokap sejak gw masih kecil sampe sekarang. Pada saat gw merasa menjadi seseorang yang diabaikan di pergaulan sekolah. Gw merasa kesepian dan kosong. Pada saat mengadu ke ortu, Bokap bilang: "Miko, hidup kita adalah secarik kain putih kosong. Banyak sekali cat pewarna di sekeliling kamu. Kamu harus bisa membuatnya menjadi berwarna. Hanya kamu sendiri yang bisa membuat warna-warni itu tampak harmonis atau justru menjadi carut marut." Pesan yang amat berat untuk kemampuan berpikir abstract seorang abege. Gw sekarang tumbuh menjadi orang yang cenderung pemilih dalam menjalin sebuah hubungan.

Ketika gw punya seorang sahabat baik dan ada ketergantungan secara emosional, gw kudu berpisah dengan dia. Gw sedih dan sangat kehilangan, dan sekali lagi Bokap mengingatkan gw: "Miko, jangan pernah sekalipun kamu tergantung pada seseorang. Apapun itu bentuknya. Pada dasarnya kita hidup sendirian. Kita hidup hanya untuk diri kita sendiri. Kehadiran orang lain adalah pelengkap semata. Ibarat pakaian dengan bebagai macam aksesori dan kancing, suatu saat kancing itu akan copot dan hilang karena memang sudah satnya untuk kancing itu terlepas. Ada saatnya pula suatu aksesoris itu justru membuat pakaian menjadi tampak norak dan tidak pantas dikenakan, kamu bisa melepaskan aksesoris tanpa menjadi kehilangan rasa percaya diri." Nasehat Bokap membuat gw bisa merelakan kepergian sahabat gw. Gw tumbuh menjadi individu yang solitaire dan terkesan acuh dalam sebuah hubungan

Gw masih ingat juga waktu SMA ketika gw terkena masalah besar dan sangat memalukan hingga gw committed to suicide (yang syukurnya gagal), kembali lagi Bokap memberi wejangan: "Miko, kamu harus berani menghadapi dunia dan menunjukkannya bahwa kamu adalah orang yang berani. Kalau tidak, kamu hanya akan menjadi bulan-bulanan serigala-serigala di luar sana. Apapun kamu. Sejelek-jeleknya kamu, kamu tetap darah daging Bapak. Kamu tetap anak Bapak. Dan Bapak bangga karena kamu menjadi anak Bapak."  Wejangan yang gw pegang dengan kuat di hati gw. Gw tumbuh menjadi seseorang yang membungkus diri yang rapuh dengan kemasan sekuat baja dan menjaga self-image agar dapat tetap membuat ortu gw bangga terhadap gw.

Terlepas dari semua wejangan-wejangan Bokap yang sekarang membentuk pribadi gw, saat ini gw  menghadapi waktu yang sulit dan situasi yang tidak dapat diprediksikan. Dalam waktu dekat gw harus siap untuk melepaskan seseorang yang sangat berarti dalam hidup gw. Ketidakrelaan, ketakutan, kepedihan, dan semua perasaan bercampur baur. Tapi itu adalah kenyataan yang harus gw terima. Sepahit apapun.

Sebuah kancing siap untuk terlepas..................
 

Posted at 05:27 pm by miko_soeganda
Comments (9)  

Tuesday, August 03, 2004
JAKARTA = BIG PINEAPPLE

New York punya julukan big apple. Kalo Jakarta mungkin lebih cocok dijuluki big pineapple. Wangi n mengundang selera. Tapi kalo kita gak hati-hati untuk mencicipi sedapnya nanas raksasa ini, bisa-bisa ketusuk durinya or gatal tenggorokan. Terkesan manis tapi sering kali si nanas raksasa  justru punya rasa asem yang memecut mulut hingga bibir manyun mengerucut.

Gw tergolong new comer di Jakarta ini. Meskipun dulu sempat bersumpah gak bakalan mau tinggal dan kerja di Jakarta, akhirnya gw kudu menjilat air ludah gw sendiri. Kenyataan bahwa lebih dari 70% peredaran uang berada di Jakarta, memikat gw untuk meninggalkan nikmatnya kesederhanaan kota Jogja. Menjaring kepeng-kepeng untuk bertahan dalam hidup (tentunya dengan standar yang jauh lebih tinggi dari sekedar makan malam di angkringan).

Gw masih ingat, di awal 2003 di Jogja, dengan uang 5000 perak gw bisa makan kenyang. 3 kali sehari! CATAT: 3 KALI SEHARI. Nominal yang ngepas banget untuk bisa makan seadanya plus aer haus di warteg pinggiran got Jakarta untuk sekali makan. CATAT: SEKALI MAKAN.Selama di Jogja gw gak terlalu peduli dengan segala macam asesori penunjang penampilan yang representative. Sekarang mau gak mau gw kudu rela belanja ini itu untuk menjaga penampilan fisik yang representative karena tuntutan kerjaan gw. Dulu gw masih bisa jalan-jalan di mal dengan sendal jepit n jeans lusuh. Sekarang gw pasti bakal dikuntit satpam mal kalo masih nekat berpenampilan seperti itu n dikirain tukang kutil barang.

Setuju atau tidak, film Arisan! betul-betul potret yang ngejepret komedi kehidupan Jakarta dengan pas. Pertemanan palsu, hedonisme, dan segambreng topeng yang kudu siap dipake setiap saat dibutuhkan. Untungnya saat ini gw punya teman-teman baik yang baik dalam arti sebenarnya (jauh dari gambaran pertemanan ala film Arisan! Walau kadang-kadang kita suka juga ngumpul di fancy restaurant/cafe ala ibu-ibu arisan. hehehehehe). Gw punya tempat untuk berbagi suka dan duka.

Tapi apakah dibenarkan jika kita bergantung pada teman? Sekalipun kepada teman baik? Bokap selalu mengajarkan ke bahwa pada dasarnya kita hidup di dunia ini adalah sendirian.  Orang lain hanyalah sebuah aksesori yang memberi warna dan nuansa. Suatu saat aksesori itu akan lenyap karena hilang maupun ditanggalkan. Kejam? Mungkin itu kesan awal yang tertangkap, tapi gw udah bisa mengerti dan paham banget bahwa apa yang diajarkan Bokap, benar adanya.

Secara nominal, apa yang gw dapat saat ini, Alhamdulillah, cukup besar dibandingkan apa yang gw dapat sebelumnya di daerah. Tanpa bermaksud kufur, gw juga merasa bahwa tuntutan dan kebutuhan gw bertambah besar. Gw kudu rela menghabiskan lebih dari 60 jam seminggu untuk pekerjaan. Gw menjadi lebih solitaire dan individualis di kota Jakarta. Sisi manusiawi gw kadang menjerit dan minta pertanggungjawaban mengenai apa yang sebenarnya gw cari. Memang sih...segala sesuatu pasti ada yang harus dikorbankan. Tapi apakah pengorbanan ini cukup berarti demi sekepeng dua kepeng? Apakah Jakarta cuma sebagai tempat untuk melarikan diri dari tanggung jawab yang sebenarnya menungu di kampung? Gw gak tau. Atau tepatnya, belom tau jawabannya. Mungkin gw kudu bertanya ke rumput-rumput yang bergoyang.....

Bapak...Ibu...anakmu kangen.....

Posted at 05:19 pm by miko_soeganda
Comments (8)  

Thursday, July 29, 2004
The Most Hated Person In My Life

What a terrible day! I have nothing to do. I only have 3 interview appointments with my candidates and correspondencewith my clients. No significant activities and only slept for 3 hours make me damn sleepy. That's why I have a time to write my blog in English.

Have you had a bad experience with your work colleague that she/he is had a crush with you in the past but he/she treated you bad and now  she/he still try to chase and flirt you? Hohohoho. Such a pain in ass!!!

In the early of this month, my office has a newcomer who in charge for P & GA namely X. X had a crush on me arround 9 years a go. Since I had a bad treatment from X, I don't want to meet X anymore. I really shocked when I meet X in my office. You know what, X's desk is beside my desk!!!!!!
Gosh, I don't know what I have to do. Try to act naturally and pretend there was nothing happen between us in the past? No way!

On the first day, X approached me and "sok akrab". I still try to keep calm. What a rhino skin (heuheueheu...kulit badak itu apa ya istilahnya di bahasa Inggris?). Oh ya...unashame! X ask me about my personal life also the possibilities of make a romantic relationship. That's it. That was a most bully things I ever heard in my life. From that momment, I ignore X existence. Knowing that X ignored by me, X start to approach the other colleagues.

After a month, my work colleague start to make a gossip about X. The gossip raise when we have an event for our client at Borobudur Hotel. For this event, my boss book 3 rooms for us. Holly shoot!! My co producer arrange me and other colleague (inclusive X, of course) in the same room. My boss also offer us to stay at the hotel after the party is over. Though my boss give me extra cash to make me stay, I don't want to take her offer. No way!!!!

After we run the event successfully, we decide to spent the night at Manhattan Cafe, inside the Borobudur Hotel. After change our suit and ball gown, X leave the room immediately and said that X go to the Manhattan Cafe first and waiting for us there. To make it short, we can' find X in Manhattan Club neither Cafe. So, we enjoy the night. On by one, my colleagues including me go home.

On Monday, my colleague, S & N, said that X fianally joint them on 2 AM. They ask X why come so late. X answer that X sleep for a while. The other colleague, R, who go home earlier, caught X enter the hotel on 1.30 AM. During the breakfast, X try to introduce a boy that X said looks like Adam Jordan to S & N. Actually, the boy looks terrible. From this interconnecting story, my colleagues starts to make a gossip about X. I never give any comment if my colleagues ask my oppinion about this hottest gossip since X said to them that we are in the same team in University. What a jerk, we are in different university.

Anyway, my colleagues start to warn me to be carefull with X.

Hohohoho, I already know.....


Posted at 05:24 pm by miko_soeganda
Comments (3)  

Wednesday, July 28, 2004
Kuis

Beberapa hari ini orang-orang di kantor gw seperti anak kecil yang dapet balon gas (untuk orang jawa, baca: plembungan gas). Giras. Lincah. Semangat. 2 hari yang lalu tim kantor gw diundang lagi untuk ikutan kuis Siapa Berani Sekali!!!! Gak cowok gak cewek, semuanya ribut mikirin kostum baru, yel-yel baru, ngapalin pertanyaan-pertanyaan dari buku pinter dan lain sebagainya. Konyolnya, ada satu sacho gw yang ngusuilin untuk setiap morning  meeting ada 3 pertanyaan umum yang ditanyakan and kita semua kudu bisa ngejawab. Heuheuheuheu. Padahal, syutingnya baru tanggal 3 September! Kebayang gak sih???

Ngomongin kuis, gw juga pernah ikutan kuis gosip dan fakta. Even yang masuk ke babak bonus adalah temen-temen dekat si pembawa acara. Lumayan...dapet sekeranjang coklat and sekaranjang kosmetik dari Metal Fortis. Pengen ikutan kuis Who Want  To Be A Millionaire tapi gak kepanggil-panggil. Sekalinya dapat referensi n ditelepon untuk ikutan acara Sang Lelaki di Indosiar, gw langsung tereleminasi dengan sukses. Umur gw lewat dari 27 tahun!! Hiks....Padahal kalo gak tereleminasi, gw bakal dinilai ama 200 cewek-cewek cakep. Sekalian numpang beken.....hehehehe

So....nantikan dan saksikan penampilan team Miko di acara Kuis Siapa Berani Sekali pada tanggal 3 September 2004 di Indosiar pukul 8 pagi. Diasuh oleh kak Alya Rohali dan Kak Helmi Yahya. Sampai Jumpa!!!!!!

Posted at 07:36 pm by miko_soeganda
Comment (1)  

Friday, July 16, 2004
Biarin.....gw punya acara yang lebih asyik....

Gw kaget dapet offline message dari sohib yang nyuruh gw untuk baca blog dia. Ternyata.... dia dapet tiket gratis Indonesian Idol. heuheuheu. Gw bisa ngerasain gimana excited-nya dia untuk bisa pulang kantor secepat mungkin. Apalagi udah sekian bulan doski terpingit bagai perawan (kalo masih perawan...hehehehehe) yang haus akan belaian kasih sayang lelaki. Bujubune......gw sepertinya memendam rasa iri yang gede nih. Mungkin iya mungkin gak. Udah lama gw gak nonton acara kontes-kontesan macam begini. Live show terakhir yang gw tonton adalah Pemilihan Putri Indonesia 2003. Heuheuheu. Waktu itu gw sampe minggat dari kantor sebelum waktunya. Gw di Thamrin n acaranya di Taman Mini jam 19.30. Kebayang khan.....perjuangan di tengah kemacetan. Belom lagi gw yang kebelet pipis pas di tol dalam kota. Kepaksa pipis di botol aqua. Gw kudu menekan rasa malu untuk bisa melorotin celana n pipis dengan dikelilingi banyak orang. Dahsyat man!!!


Balik lagi ke masalah iri hati. Gw mungkin gak perlu iri hati karena gw malam ini akan ada acara yang lebih asyik lagi. Ketemuan ama yayang. Uhui......Tapi besok tetep gw kudu ngantor krn ada acara training untuk client. Hiks......bete.......terampas sudah malam minggu gw....

Met nonton ya, upik......... 


Posted at 03:40 pm by miko_soeganda
Make a comment  

Wednesday, July 07, 2004
Minggu-minggu penuh penderitaan

Seminggu udah lewat dan sohib gue sudah berkotek-kotek minta gw untuk update blog ini. Whoa...capek bener...dalam 2 minggu ini gw dapet tambahan enquiry yang cukup bikin enek. Sampe detik ini gw punya 21 project yang harus ditangani, ini belum termasuk project yang dengan tegas gw tolak mentah-mentah karena mission impossible. Langsung ke client-nya lho!!!! Belom lagi acara seminar, workshop, meeting, dan segala urusan networking plus setup sistem baru untuk seleksi engineer-engineer (yang kudu selesai hari Jumat besok).
Hari ini hasil general check up sudah keluar. Whoa....gue lumayan sehat. Cuma anemia ringan n ada gejala batu ginjal. Even dibilang sehat, gw sekarang lagi sakit gigi. Geraham bungsu gw menjerit-jerit minta dicabut karena bolong n tidak tumbuh sempurna. Hiks.....atit banget....mo ke dokter gigi, males. Gw dah tau kalo tarif dokter gigi di Jakarta mahalnya amit-amit. Jadi....gw nikmatin aduhainya sakit gigi ini. Belom lagi badan gw yang udah overweight. Gw kudu nurunin 10 kilo!!!!!!
Sepertinya gw banyak mengeluh dan menderita. Tapi gw gak menderita-menderita amat koq. Gw punya seseorang yang spesial yang gak banyak menuntut ini dan itu. Yang bisa ngertiin gw dan mau dengerin keluhan-keluhan gw even dia juga punya segambreng masalah. Kadang gw suka malu kalo inget gw begitu penuntut dan suka mengeluh ke dia. Anyway, Hidup ini indah dan manis koq........(asal ngelihat sgala hal sambil ngulum gula batu) hehehehehe

Posted at 08:11 pm by miko_soeganda
Make a comment  

Sunday, June 27, 2004
LAKSAMANA RAJA DI LAUT

Kemaren gw ketemuan ama temen-temen lama di Plaza Indonesia sesudah meeting panjang dengan boss. Selama ngobrol ngalor ngidul sambil makan di Chopstix, AFI alias Akademi Fantasi Indosiar jadi salah satu topik pembicaraan. Topik yang sepertinya gak bakal habis diomongin. Mulai dari akademia-nya, komentar-komentar dari "juri", penonton, sampe lagu-lagu yang dinyanyikan. Ngobrol sana ngobrol sini akhirnya ketahuan kalo kita bertiga jadi suka lagu Laksamana Raja Di Laut-nya Iyeth Bustami gara-gara dinyanyiin Tia AFI. Heuheuheuheu. Salah satu temen gw, Ida, ternyata punya kasetnya. Waktu gw mo pinjem, dengan juteknya dia bilang: "Sorry, itu lagu kebangsaan gw." Gondok banget gw. Karena panas ati, gw jadi pengen beli kasetnya. Sebenarnya di Plaza Indonesia ada toko kaset, cuma......tengsin!!!



Tengsin??? Kenapa harus tengsin? The angel side of me bilang begitu ke gw. Iya sih....kalo dipikir-pikir ngapain juga malu. Lagu melayu or dangdut gak  kalah ama jenis lagu yang lain. Tingkat kesulitan untuk menyanyikan lagu melayu bisa dibilang tinggi. Cengkok, pengaturan nafas dan lain sebagainya. Penyanyi dangdut pasti bisa untuk nyanyi lagu pop atau rock. Tapi penyanyi pop atau rock belom tentu bisa nyanyi lagu dangdut/melayu. SEE!!!



Emang sih.... penyanyi lagu melayu or dangdut sering banget berpenampilan "ajaib". Mungkin pengertian dari kata "ajaib" ini berlaku cuma untuk sebagian dari kita. Tapi buat sebagian yang lain, hal itu adalah sesuatu yang "keren". Dan vice versa pastinya. Apa yang sebagian dari kita bilang "keren", bagi sebagian yang lain mungikin akan menilainya sebagai "ajaib". Insight baru (walaupun ini mestinya udah disadari dari dulu) buat gw bahwa segala sesuatu adalah relatif. Tidak ada yang mutlak atau absolut. Mungkin apa yang gw bilang ini benar. Mungkin juga salah. Jadi....teuteup relatif.....



Malan ini gw kepaksa ngendon di kost gara-gara masuk angin. Sambil menikmati malam minggu di kamar, gw pasang kasetnya si Iyeth, sementara di kamar sebelah pasang lagu Techno. Gw cuek aja. What's wrong with dangdut? Bergoyanglah bahu n pinggul gw...



Zapin.....daku dendangkan.....lagu melayu.......


Posted at 12:56 am by miko_soeganda
Comments (3)  

Previous Page Next Page