<< March 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, March 15, 2005
Bukan Gatotkaca

Gak terasa waktu berjalan dengan cepat. Sudah menginjak tahun ketiga gw di Jakarta. Entah terdampar atau tenggelam. Yang pasti gw terseret di sebuah pusaran tak berwujud yang gak ada berhentinya. Berputar dan terus berputar dalam irama yang sama. Gw gak bisa melawan pusaran karena gw tersalib di situ. Pahit, asin, manis, asem, tawar, gw telan semua. Biarpun lidah hati gw menjadi kebas dan muak, gw yakin ini akan bikin gw menjadi Gatotkaca. Lelaki bertulang besi otot baja yang mampu mengatasi semua hantaman dan godaan. Gw berharap suatu saat gw akan mampu membebaskan diri dari salib ini dan merasakan pusaran sebagai ayunan yang menyenangkan. Tapi gw salah.  Gw cuma manusia biasa yang punya banyak keterbatasan. Bukan berkilah. Ini sebenar-benarnya nyata bahwa gw adalah manusia, makhluk yang lemah.  

Gw baru ingat bahwa gula rasanya manis jika gw tertelan batrawali atau pil kina. Gw baru sadar bahwa lima ribu rupiah sangat besar artinya pada saat gw tidak punya satu sen pun di kantong. Gw baru sadar bahwa seseorang sangatlah berarti pada saat dia meninggalkan gw. Gw baru ingat kepada Tuhan dan bersimpuh di sajadah hanya pada saat gw dirundung masalah.

Berharap menjadi Gatotkaca yang didapat justru amnesia.  Gw lupa siapa keluarga gw. Gw lupa siapa teman-teman gw. Gw lupa siapa diri gw. Yang terparah, gw lupa kepada Tuhan gw. Tapi Tuhan masih ingat gw. Tuhan nyentil kuping gw dengan lembut. Dan akibatnya gw jatuh terjengkang. Apa jadinya jika Tuhan menampar atau menendang gw? Allahu Akbar!

Gw bukan Gatotkaca


Posted at 03:41 pm by miko_soeganda

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry